
Di era digital yang semakin terhubung, data menjadi aset paling berharga bagi organisasi. Bagi praktisi HR (Human Resources), data karyawan mencakup informasi pribadi, riwayat karier, kompensasi, kinerja, hingga catatan kesehatan. Sayangnya, data ini juga menjadi target empuk bagi pelaku kejahatan siber. Laporan IBM Security (2024) menunjukkan bahwa 80% pelanggaran data bersumber dari informasi karyawan.
Di tengah ancaman tersebut, teknologi Blockchain hadir sebagai game changer untuk meningkatkan Data Security di dunia HR. Tidak lagi sekadar digunakan di sektor finansial atau cryptocurrency, Blockchain mulai diadopsi untuk melindungi, memverifikasi, dan mengelola data SDM secara aman, transparan, dan terdesentralisasi.

